cat minyak hadir pada abad ke-5 yang digunakan untuk lukisan Buddha oleh pelukis India dan China. lalu pada abad ke-15 beimigrasi ke Eropa.  mulailah hadir lukisan bercet minyak diawali oleh Lukisan Netherlandish. mulai sat itulah cat minyak menjadi populer. dahulu kala cat minyak biasanya dicampur dengan biji rami, artis kelas mineral untuk mempertipis dan mempercepat pengeringan. hal ini juga berguna untuk membersihkan kuas cat. aturan menggunakan cat minyak dari pengolesan gemuk ke yang ramping berarti setiap lapisan cat harus mengandung lebih banyak minyak untuk bisa mendapatkan pengeringan yang tepat.  apabila sedikit minyakakan terjadi retakan dan mengelukpas.ada beberapa media yg bisa digunakan dalam melukis cat minyak yaitu lilin dingin, resin, dan pernis. hal itu bisa membantu cat minyak menjadi berkilau,