Pablo Picasso Museum di Malaga merupakan penghargaan yang indah untuk seniman besar dan inovatif dari abad kedua puluh ini. Sudah lama keinginan dari sang seniman sendiri, serta keluarganya, bahwa ia harus memiliki kehadiran di tempat kelahirannya di kota Málaga. Museum Picasso adalah salah satu museum dari hanya tiga museum di dunia yang didedikasikan khusus untuk seniman. Dia adalah salah satu seniman yang paling berpengaruh pada abad kedua puluh baik karena gaya dan teknik artistiknya yang inovatif serta dengan peranannya dalam mengubah arah seni modern.

Museum Picasso terletak di pusat bersejarah kota dan ditempatkan dengan indah di Palacio de Buenavista yang dibangun pada abad ke 16. Mayoritas koleksi permanen dipamerkan dalam Palacio de Buenavista.Rumah besar dan megah ini memiliki arsitektur khas Andalusia yang merupakan perpaduan periode Renaissance dengan pengaruh Mudejar. Christine Ruiz Picasso, penyumbang dana utama, telah menyatakan keinginannya bahwa bangunan harus khas arsitektur Andalusia dan ini memang merupakan monumen yang tepat untuk rumah karya orang besar itu. Dalam dua belas aula, Museum Picasso menampilkan sekitar 200 karya seni yang merupakan koleksi permanen. Galeri lukisan seni juga meliputi 4 ruang lain untuk pameran sementara. Melengkapi fasilitas museum adalah ruang pertemuan, perpustakaan, sebuah departemen pendidikan dan investigasi serta pusat promosi.

Koleksi utama adalah terutama terdiri dari karya disumbangkan, atau pinjaman, dari Christine Ruiz Picasso, menantu sang seniman, serta anaknya Bernard, cucu dari Picasso. Museum dibuka dengan 204 karya-karya permanen yang 133 merupakan kolaborasi Christine. 49 karya tambahan merupakan pinjaman permanen gratis untuk jangka waktu 10 tahun. 40 potongan karya lainnya merupakan pinjaman dari Bernard untuk periode satu tahun. Mempunyai nilai besar tak terhitung, koleksi ini terdiri dari karya dan lukisan Picasso yang  diberikan kepada anggota keluarganya dan sebagian besar pameran dalam koleksi tidak pernah terlihat di depan umum sebelumnya. Di antara berbagai karya harus dilihat untuk pertama kalinya adalah Olga Kokhlova con Mantilla (1917), Madre Niño y (1921-1922) dan Retrato de Paulo Blanco Gorro con (1923).